Breaking

logo

Selasa, 31 Juli 2018

POLDA JATIM MEMBEKUK EMAPAT MALING SPESIALIS PECAH KACA MOBIL

POLDA JATIM MEMBEKUK EMAPAT MALING SPESIALIS PECAH KACA MOBIL

SURABAYA,  Jombang Pos - Empat pelaku kejahatan spesialis pecah kaca mobil yang beraksi di 30 TKP Surabaya dibekuk. Mereka mencuri tas dan barang berharga lainnya saat mobil diparkir.


Tak hanya memecahan kaca mobil, para pelaku juga mengincar ibu-ibu hingga wanita yang memakai perhiasan dan menggunakan handphone saat di jalan. 


Ini ada lagi empat pelaku kejahatan di 30 TKP. Mereka dapat mecah kaca mobil untuk mengambil laptop sama tas," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin kepada wartawan di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (31/7/2018).


Tak hanya itu, keempat pelaku juga mempraktekkan bagaimana caranya memecahan kaca mobil mengambil barang berharga di dalamnya. Pantauan detikcom, pelaku hanya membutuhkan waktu beberapa detik memecahkan kaca mobil menggunakan busi bekas.

Jadi beberapa yang menonjol, kita buktikan kemampuan dia memecah kaca. Kita akan coba praktekkan bagaimana cara dia memecah kaca mobil," jelas kapolda. 


Keempat pelaku yang tertangkap yakni Muhammad Anang (36) warga Dupak Timur-Surabaya, Agung Kurniawan (40) warga Wonokalang-Wonoayu-Sidoarjo, Muhammad Hasan (40) warga Kembangan-Surabaya dan Heru Sumarwan (47) warga Gempol-Pasuruan. 


Saat ditanya siapa saja yang beraksi, masing-masing memiliki bagian sendiri. Ada yang menjadi joki, namun ada pula yang bertugas memecah kaca mobil. Misalnya saja Anang mengaku dari aksinya ini dia pernah membawa kabur beberapa motor. 


Saya jokinya pak, kesalahan ya menjadi curanmor. Cuma beberapa aja kok (yang dicuri)," katanya. 


Tak hanya itu, ada pula Hasan yang mahir dalam memecah kaca mobil. Kelompok ini memang mengingincar laptop untuk selanjutnya dijual kembali.

Sementara ada beberapa barang bukti yang diamankan, mulai dari dua sepeda motor beserta helmnya, 12 handphone, busi motor yang digunakan untuk memecah kaca, STNK hingga tiga dompet korban. 


Untuk mempertanggungjawabkan aksinya, pelaku akan mendekam di balik sel jeruji dengan melanggar pasal 365 atau pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan pencurian dengan pemberatan.
(Alex)

Attention : Segala Jenis Bentuk Berita yang terdapat di situs Jombang Pos Berdasarkan Dari Sumber Online dan Lapangan Secara Langsung, Untuk Klarifikasi Mengenai Pemberitaaan silahkan klik disini