Breaking

logo

Jumat, 17 Agustus 2018

DEKLARASI PENDIRIAN HIMPUNAN PETANI TEBU NASIONAL (HPTN)

DEKLARASI PENDIRIAN HIMPUNAN PETANI TEBU NASIONAL (HPTN)

KEDIRI,  Jombang Pos - Sedikitnya seratus petani tebu mendeklarasikan pendirian Himpunan Petani Tebu Nusantara (HPTN). Deklarasi ini sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap kelompok berlabel petani tebu.


Deklarasi ratusan petani tebu daei Kediri, Tulungagung, Malang, Bojonegoro, Madiun, Blora, Banyumas, dan Boyolali, ini digelar di lahan tebu Dusun Kemuning, Desa Tiru Kidul, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jumat (17/8/2018).


Petani tebu yang tergabung dalam HPTN merasakan ketidak berpihakannya kelompok itu saat petani tebu berada dalam kondisi krisis.


Mereka sangat politis dalam memenuhi kepentingannya tanpa memperhatikan kondisi petani tebu yang sebenarnya," ungkap M. Irawan Nusantara, Ketua HPTN kepada Wartawan, dengan nada prihatin. Jumat (17/8/2018).


Dia mencontohkan, ketika pupuk langka dan produktivitas petani tebu tidak dihargai oleh pabrik gula, seolah petani harus berjibaku sendiri. "Tanpa ada advokasi dari mereka dalam mengatasi kepanikannya," tambah Irawan


Salah satu poin dalam deklarasi HPTN adalah menyorot sistem bagi hasil dengan pabrik gula.


Seharusnya pabrik gula membeli tebu secara tunai kepada petani. Sehingga petani tidak harus menunggu tebunya menjadi gula untuk mendapatkan hasil panennya. Sistem bagi hasil itu tidak berpihak kepada petani tebu. Karena pendapatan petani tebu akan sangat bergantung pada performa pabrik gula," papar Irawan. 


Irawan dan petani tebu yang tergabung dalam HPTN sepakat akan menseriusi kinerjanya dalam meningkatkan produktivitas tebu. Karena hakekatnya petani tebu bukan pedagang gula. Petani tebu adalah yang menanam tebu dengan tujuan mendapatkan hasil penjualan tebu. Bukan dari hasil penjualan gula. 


Saat ditanya mengenai persyaratan hukum himpunan atau perkumpulan yang ia bentuk bersama para petani tebu ini, Irawan mengaku seluruh persyaratan sedang dalam pengurusan notaris maupun Kementerian Hukum dan Ham. 


Tenang mas, niat kami baik demi kesejahteraan petani, semua surat dan ijin sedang diurus, ini kan hanya deklarasi dan syukuran kami," pungkas Irawan.


Deklarasi dibuat dan ditandatangani oleh para petani tebu HPTN bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI ke 73 tanggal 17 Agustus 2018 dengan semangat meningkatkan produktivitas dan kemajuan sosial ekonomi petani tebu.
(Lelono)

Attention : Segala Jenis Bentuk Berita yang terdapat di situs Jombang Pos Berdasarkan Dari Sumber Online dan Lapangan Secara Langsung, Untuk Klarifikasi Mengenai Pemberitaaan silahkan klik disini