Breaking

logo

Senin, 06 Agustus 2018

LOKASI WISATA SEMBURAN AIR BERCAMPUR PASIR MENJADI OBJEK DADAKAN

LOKASI WISATA SEMBURAN AIR BERCAMPUR PASIR MENJADI OBJEK DADAKAN

NGAWI,  Jombang Pos - Semburan air bercampur pasir setinggi 30 meter masih membuat warga penasaran. Fenomena alam itu pun menjadi obyek wisata dadakan. 



Tak hanya warga sekitar, warga dari luar desa juga banyak yang datang hanya untuk melihat semburan tersebut. Jumlah warga yang datang makin banyak pada sore hari.


Penasaran , ingin lihat dari dekat saya. Rumah saya Desa Wonokerto Kecamatan Kedunggalar," ucap salah satu warga, Doni (35) kepada Wartawan, Selasa (7/8/2018).



Pantauan detikcom, warga datang silih berganti. Terlihat ada pelajar, warga, dan juga instansi berseragam Pemkab Ngawi. Mereka juga mengabadikan semburan itu dengan kamera ponsel mereka. Tak hanya menjepret semburan, mereka juga berpose narsis dan berselfie berlatar belakang semburan tersebut.



Semburan air di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren yang awalnya bercampur lumpur masih terus menyembur hingga pagi ini. Ini adalah hari ketiga semburan itu masih menyembur. Kemarin sekitar pukul 17.00 WIB, semburan tersebut sempat berhenti. Namun kembali menyembur sekitar pukul 22.00 WIB.


Semburan di sumur warga itu sendiri terjadi pada Minggu. Saat itu pemilik sumur menghidupkan mesin diesel pada sumur untuk mengairi sawahnya. Ternyata air tersebut muncrat, bahkan semburan awalnya setinggi 150 meter. Semburan itu menghempaskan tiga pipa besi yang ditanam 12 meter di dalam tanah. (Priwan)

Attention : Segala Jenis Bentuk Berita yang terdapat di situs Jombang Pos Berdasarkan Dari Sumber Online dan Lapangan Secara Langsung, Untuk Klarifikasi Mengenai Pemberitaaan silahkan klik disini