Breaking

logo

Jumat, 03 Agustus 2018

PETUGAS BANDARA BANYUWANGI DIPERIKSA INTENSIF OLEH PETUGAS KESEHATAN

PETUGAS BANDARA BANYUWANGI DIPERIKSA INTENSIF OLEH PETUGAS KESEHATAN

BANYUWANGI,  Jombang Pos - Petugas Bandara Banyuwangi diperiksa intensif oleh petugas kesehatan setempat. Satu persatu petugas mulai dari pengamanan hingga loket dites kadar oksigen dan alkohol. Ini dilakukan untuk mengantisipasi petugas nakal yang dimungkinkan mengonsumsi minuman beralkohol.




Ini merupakan kampanye keselamatan penerbangan yang dilakukan PT Angkasa Pura II di Bandara Banyuwangi, Jumat (3/8/2018).




Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan dan menumbuhkan kepedulian petugas akan pentingnya keselamatan operasional penerbangan, seiring dengan meningkatnya aktivitas penerbangan di Bandara Banyuwangi saat ini.





Ini bentuk kepedulian kami dalam memberikan pelayanan penerbangan," ujar Eksekutif General Manager Bandara Banyuwangi, Anton Marthalius kepada detikcom.





Anton mengatakan kampanye keselamatan penerbangan sangat penting dilakukan mengingat keselamatan penerbangan merupakan aspek utama transportasi udara yang tidak dapat ditolerasi.





Sehingga diperlukan upaya menurunkan tingkat kecelakaan transportasi udara. Kegiatan ini sangat penting mengingat Bandara Banyuwangi juga direncanakan akan membuka rute penerbangan Internasional pada bulan Oktober 2018 mendatang.




Tak hanya itu, dalam kampanye keselamatan penerbangan itu juga digelar Airside Razia. Razia ini dilakukan terhadap kendaraan yang melakukan aktivitas di dalam ground. Sebab faktor keselamatan bagi pengguna jasa, karyawan, visitor, stakeholder maupun operasi pesawat udara menjadi hal yang utama dan merupakan tanggung jawab PT Angkasa Pura II (Persero).




Termasuk bus dan beberapa kendaraan yang ada di dalam Airport. Di sana kami periksa surat kendaraan, izin kendaraan dan SIM," tambahnya.



Karena sebenarnya untuk kegiatan ramp safety ini mendukung kegiatan keselamatan di Indonesia. Keselamatan di Indonesia ini kalau yang saya dapat informasinya faktor keselamatanya itu lebih baik dibandingkan negara-negara yang ada di Asia Tenggara. Jadi untuk menekan insiden itu sering dilakukan Ramp Safety ini," tambahnya.





Berdasarkan pelaporan data keselamatan (safety report) yang dihimpun di seluruh bandara yang dikelola Angkasa Pura II, secara signifikan laporan keselamatan mengalami peningkatan yakni dari 66 laporan di 2015 atau meningkat lebih dari 800% menjadi 537 laporan di 2016.



Adanya peningkatan yang cukup signifikan ini didorong oleh penerapan sistem informasi teknologi sehingga mempermudah pelaporan. Sementara itu, hingga Maret 2017 jumlah laporan keselamatan telah mencapai 176 laporan peningkatan hazard report yang cenderung menurunkan jumlah incident maupun accident.
(Juan)

Attention : Segala Jenis Bentuk Berita yang terdapat di situs Jombang Pos Berdasarkan Dari Sumber Online dan Lapangan Secara Langsung, Untuk Klarifikasi Mengenai Pemberitaaan silahkan klik disini