Breaking

logo

Sabtu, 11 Agustus 2018

RATUSAN WARGA DI MOJOKERTO MENGGELAR UNJUK RASA MENUNTUT PEMERINTAH MENUTUP PAKSA GALIAN C

RATUSAN WARGA DI MOJOKERTO MENGGELAR UNJUK RASA MENUNTUT PEMERINTAH MENUTUP PAKSA GALIAN C

MOJOKERTO,  Jombang Pos - Ratusan warga di Mojokerto menggelar unjuk rasa. Warga Desa Jatidukuh, Gondang, menuntut pemerintah menutup paksa galian C di kampung mereka. Pasalnya, tambang batu itu merusak sumber air andalan warga.


Aksi protes warga ini digelar di Balai Desa Jatidukuh. Massa yang didominasi kaum perempuan berorasi menyampaikan tuntutannya. Mereka ditemui Kades Jatidukuh dan Camat Gondang.


Salah sorang peserta demo Satunah mengatakan, warga meminta pemerintah segera menutup paksa galian C di kampungnya. Pasalnya, tambang batu itu sudah merusak sumber air yang menjadi andalan warga. Akibatnya, puluhan rumah tangga di Desa Jatidukuh kesulitan air.



Kami sudah melakukan protes berulang kali, tapi tak pernah ada tanggapan," kata Satunah kepada wartawan di lokasi, Sabtu (11/8/2018).


Hal senada dikatakan Imam, peserta unjuk rasa. Menurut dia, kerusakan lingkungan yang terjadi di kampungnya merupakan imbas beroperasinya galian C. Oleh sebab itu, dia menuntut tambang batu itu ditutup paksa.


Alat berat supaya segera diangkut dari area galian C," ujarnya.


Tak hanya itu, kata Imam, warga juga menuntut Kepala Desa Jatidukuh segera mundur dari jabatannya. Pihaknya menilai Pemerintah Desa tak mampu mengayomi masyarakatnya.

Masalah galian C ini sudah meresahkan warga, tapi Kepala Desa terkesan acuh," terangnya.


Jika tuntutan warga tak juga dipenuhi, tambah Imam, akan ada aksi unjuk rasa susulan dengan jumlah massa lebih besar. "Kami akan terus menggelar demo sampai galian C ditutup, alat berat dikeluarkan," tandasnya. (Yanto)

Attention : Segala Jenis Bentuk Berita yang terdapat di situs Jombang Pos Berdasarkan Dari Sumber Online dan Lapangan Secara Langsung, Untuk Klarifikasi Mengenai Pemberitaaan silahkan klik disini