Breaking

logo

Sabtu, 11 Agustus 2018

SEEKOR ULAR SANCA KEMBANG SEPANJANG 3 METER DITANGKAP WARGA DI SEKITAR LOKASI SEMBURAN AIR BERCAMPUR PASIR

SEEKOR ULAR SANCA KEMBANG SEPANJANG 3 METER DITANGKAP WARGA DI SEKITAR LOKASI SEMBURAN AIR BERCAMPUR PASIR

NGAWI,  Jombang Pos - Seekor ular sanca ditangkap warga di sekitar lokasi semburan air bercampur pasir di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Ngawi. Butuh 6 orang warga untuk menangkap ular sepanjang sekitar 3 meter warna hitam bercorak kecoklatan. Jenis ular apa itu?


Dari gambar yang saya amati itu ular sanca python reticulatus. Atau sanca kembang atau batik orang Jawa bilang," ujar Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA wilayah 1 Madiun Tri Wahyu Widodo saat dihubungi Wartawan, Minggu (12/8/2018).


Ular jenis sanca python reticulatus atau sanca kembang, kata Tri, bukan jenis binatang yang dilindungi. Meski tidak beracun, namun ular ini tidak perlu dibawa BKSDA. Ular itu diserahkan sepenuhnya ke warga yang menangkap. Apalagi ular jenis ini sering dijumpai di wilayah Jawa Timur. 


Ular jenis kembang itu bukan jenis satwa yang dilindungi, sehingga pihak BKSDA tidak perlu memintanya. Justru saya minta untuk dilepas saja karena itu bisa memangsa tikus di sawah," ungkapnya.


Seekor ular sanca ditangkap warga di dekat lokasi menyemburnya air bercampur pasir sekitar pukul 01.00 WIB, Kamis (9/8/2018). Munculnya ular itu di parit dekat tanaman jagung. Saat ini ular itu diamankan di rumah warga.


Hingga kini lokasi semburan air berada di 100 meter selatan ruas tol Ngawi-Mantingan, masih dikunjungi warga. Tepatnya di KM 563+600 Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Ngawi.
 (Rian)

Attention : Segala Jenis Bentuk Berita yang terdapat di situs Jombang Pos Berdasarkan Dari Sumber Online dan Lapangan Secara Langsung, Untuk Klarifikasi Mengenai Pemberitaaan silahkan klik disini