Breaking

logo

Minggu, 09 September 2018

BNN MEMUSNAHKAN NARKOBA YANG MERUPAKAN BARANG BUKTI DARI SEPULUH KASUS YANG BERBEDA

BNN MEMUSNAHKAN NARKOBA YANG MERUPAKAN BARANG BUKTI DARI SEPULUH KASUS YANG BERBEDA

JAKARTA,  Jombang Pos - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan narkoba yang merupakan barang bukti dari sepuluh kasus berbeda. Narkoba yang dimusnahkan berupa ganja hingga prekursor (senyawa) pembuat narkoba.

Ini adalah kegiatan pemusnahan ke 10 di tahun 2018. Semua barang bukti didapat dari 10 kasus berbeda," kata Kepala BNN Komjen Heru Winarko di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (7/9/2018).

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 201,7 kg ganja, 24.819 butir ekstasi, 2 kg sabu, 37.408 ml prekursor cair, dan 6,1 kg prekursor serbuk.

Heru menjelaskan pengungkapan pertama dilakukan di sebuah rumah diduga tempat produksi sabu di BTN Griya Pesona Lembang, Majene, Sulawesi Barat pada Senin (9/7/2018). Sebanyak 4 tersangka berhasil ditangkap.

Dari penggerebekan tersebut petugas BNN mengamankan barang bukti berupa bahan prekursor cair sebanyak 37.720 ml dan prekursor berbentuk serbuk sebanyak 6.170 gram," kata Heru.

Kasus kedua yakni pengungkapan paket 2.932 butir ekstasi dari Perancis di Kantor Pos Pasar Baru, Jakpus pada Sabtu (2/6). Heru menambahkan pada Selasa (21/6) BNN juga mengungkap pengiriman paket ekstasi dari Belgia di depan pos Perumahan Groya Cinere 2 Depok, Jawa Barat.


Kasus keempat dua orang ditangkap bersama 95 gram sabu di Kampung Cidokom Wates, Cisarua, Bogor," tambahnya.

Selanjutnya, kasus kelima, BNN kembali mengungkap pengiriman 3.019 butir ekstasi dari Belgia di Jalan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pelaku berinisial KA dan DH mengaku diperintah oleh FS seorang napi di Lapas Cipinang.

Kasus keenam, BNN mengungkap paket berisi 3.080 ekstasi dari Belgia di Kantor Pos Tukar pos udara area cargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Kasus ketujuh, dikatakan Heru diungkap di Pekanbaru Riau. BNN berhasil menangkap 5 orang tersangka bersama 2,14 kg sabu dan 10.478 ekstasi.

Kasus kedelapan, pada Selasa (3/7/2018) BNN bekerja sama dengan Kantor Pos Kota Tangerang menyita 7 karung paket ganja seberat 99.732,50 gram dari Banda Aceh. Dalam kasus ini dua orang ditangkap.

Kasus kesembilan diungkap di Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang pada Selasa (3/7/2018). Petugas menyita 7 kardus berisi ganja seberat 103.436 gram dari Banda Aceh. Lalu kasus kesepuluh, BNN menggagalkan penyelundupan paket berisi 2.001 butir ekstasi yang melibatkan napi Lapas Tangerang dan Nusakambangan di Kantor Pos Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Dari 10 kasus tersebut 8 di antaranya menggunakan modus pengiriman paket melalui pos," tambah Kabag Humas BNN Kombes Sulistriandriatmoko.(Muis)

Attention : Segala Jenis Bentuk Berita yang terdapat di situs Jombang Pos Berdasarkan Dari Sumber Online dan Lapangan Secara Langsung, Untuk Klarifikasi Mengenai Pemberitaaan silahkan klik disini