Breaking

logo

Selasa, 18 September 2018

CANGKRUAN BARENG MAHASISWA SE - JATIM DENGAN KAPOLDA JATIM

CANGKRUAN BARENG MAHASISWA SE - JATIM DENGAN KAPOLDA JATIM

SURABAYA,  Jombang Pos - Menjaga situasi kondusif di Jawa Timur dari berbagai lini, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menghelat cangkrukan bareng mahasiswa. Dalam cangkrukan yang dihadiri perwakilan mahasiswa se-Jatim, Luki mengapresiasi semangat mahasiswa. 

Bagi Luki, mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa yang harus dirangkul dan didengarkan aspirasinya.

Di luar dugaan, luar biasa mahasiswa kalau diajak cepat datang. Ini suatu modal dasar bagaimana menciptakan sesuatu di Jatim ini. Ini luar biasa masih muda-muda, generasi penerus kita nanti ke depannya," ujar Luki di hadapan mahasiswa di kediamannya Jalan Bengawan Surabaya, Selasa (18/9/2018).

Sementara itu, Luki berpesan jika ada mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasinya, pihaknya akan terbuka. Namun, dia menyarankan jika aspirasi mahasiswa bisa disampaikan dengan jalan yang lebih kondusif misalnya dengan dialog, bukan unjuk rasa.


Saya yakin banyak permasalahan atau undang-undang yang tidak tersalurkan mulai dari level masing-masing kabupaten, silakan sampaikan secara berjenjang, dan Insyaallah kami, Panglima Kodam, pak Gubernur di sini akan memberikan istilahnya suasana atau menyampaikan aspirasi-aspirasi," kata Luki.

Luki meyakini mahasiswa yang merupakan kaum intelektual bisa diajak berdialog untuk membangun Jatim dengan kondusif.

Saya yakin para mahasiswa sudah tahu aturan mainnya, bagaimana aturan cara menyampaikan aspirasi yang benar," ucapnya.

Momentum ini juga dimanfaatkan Luki yang baru menjabat untuk meminta izin kepada mahasiswa dalam memimpin Jatim. Dalam menjabat, Luki mengaku pihaknya sangat membutuhkan mitra, yakni mahasiswa. 

Saya pejabat baru, kebetulan Wakapolda juga baru. Di sini kulo nuwun, kalau istilah bahasa jawanya permisi, saya masuk ke wilayah Jatim. Saya sekali lagi ke depan, selama saya memimpin Jatim saya butuh partner, mitra terutama para mahasiswa untuk betul-betul enerjik," imbuhnya. 

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Arif Rahman mengatakan dirinya sangat bangga dengan para mahasiswa. Pasalnya selama 9 bulan menjabat di Jatim, dia merasaan betul bagaimana peran mahasiswa turut menjaga situasi kondusif.

Saya menjabat selama 9 bulan di sini betul-betul peran mahasiswa di Jawa Timur sangat luar biasa dalam menjaga kondusifitas Jawa Timur," kata Arif.

Arif pun berharap mahasiswa tetap pada jalurnya dan senantiasa menjaga kondusifitas di Jatim. Namun, dia berpesan agar mahasiswa tetap menjalankan kodratnya untuk belajar dengan baik hinhha lulus.

Mudah-mudahan kebersamaan kita akan terus berlanjut dan mudah-mudahan Jawa Timur semakin aman dan kondusif. Para mahasiswa di Jatim bisa melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar dengan baik, dan sukses," pesannya.

Ditemui di kesempatan yang sama, Ketua GMNI Jatim Agung Dendy mengatakan dirinya cukup senang lantaran mahasiswa dilibatkan dan dianggap cukup berpengaruh oleh Kapolda. Dendy menambahkan, cangkrukan seperti ini cukup efektif dalam menyelesaikan masalah.

Kita sangat dimanusiakan karena ini yang kita ingin dialog bersama, karena ruang-ruang penyelesaian masalah diselesaikan dengan cara yang seperti ini dan tidak harus secara formal," kata Dendy.

Mewakili mahasiswa, Dendy berharap acara seperti ini bisa rutin dilakukan agar 

Harapan kami simpel, di momentum ini kami berharap tidak hanya terjadi satu kali kami berharap ruang-ruang dialog ini harus terus dilakukan untuk menciptakan ketertiban masyarakat yang sejuk," harap Dendy. (Yus)

Attention : Segala Jenis Bentuk Berita yang terdapat di situs Jombang Pos Berdasarkan Dari Sumber Online dan Lapangan Secara Langsung, Untuk Klarifikasi Mengenai Pemberitaaan silahkan klik disini