Breaking

logo

Rabu, 26 September 2018

POLRES KEDIRI OLAH TEMPAT KEJADIAN PERKARA (TKP) MENCARI KEBENARAN DI BALIK INSIDEN PENUSUKAN KACAB BANK

POLRES KEDIRI OLAH TEMPAT KEJADIAN PERKARA (TKP) MENCARI KEBENARAN DI BALIK INSIDEN PENUSUKAN KACAB BANK

KEDIRI,  Jombang Pos - Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) akhirnya digelar untuk mencari kebenaran di balik insiden penusukan Jonny Suwono (43), kepala cabang sebuah bank sekuritas di Kota Kediri. Perlahan tapi pasti, sejumlah fakta baru bermunculan.

Kasatreskrim Polres Kediri AKP Hanif Fatih menyebutkan, polisi menemukan 1 buah palu dan 2 bilah pisau dapur sepanjang 20 cm di dalam mobil.

Dari hasil olah TKP, kami menemukan barang bukti palu dan dua bilah pisau dapur. Satu pisau digunakan menusuk dan lainnya ditemukan di bawah mobil," jelas Hanif kepada Wartawan, Rabu (26/9/2018).


Tak hanya itu, polisi juga mengamankan tas warna abu-abu milik Ririn Seftifiana (34), anak buah Jonny yang diduga melakukan penusukan terhadap sang atasan.

Bukti-bukti baru ini diperkuat dengan keterangan polisi tentang adanya persoalan hutang piutang antara Jonny dan Ririn. Pernyataan ini diperoleh Hanif saat berbicara singkat dengan Jonny di RSUD Pelem, Pare di mana ia dirawat.

Jadi ada pernyataan Jonny saat dirawat di RS bahwa Ririn memiliki hutang uang kepada Jonny mencapai Rp 100 juta, secara pribadi dan bukan kantor," jelas Hanif.

Hanif menanyakan apakah keduanya terlibat dalam urusan pribadi hingga memicu insiden penusukan ini.

Jadi ada pernyataan Jonny saat dirawat di RS bahwa Ririn memiliki hutang uang kepada Jonny mencapai Rp 100 juta, secara pribadi dan bukan kantor," ujar Hanif.

Akan tetapi saat ditanya mengenai apakah dari hasil olah TKP tersebut polisi bisa menetapkan tersangka penusukan serta motif kejahatannya, Hanif enggan menjelaskan.

Polisi juga enggan menyebutkan apakah persoalan hutang piutang di antara korban dan terduga pelaku akan menjadi bahan pertimbangan. 

Kalau itu masih nunggu hasil gelar perkara. Yang jelas kita sudah mendapatkan titik terang siapa yang bersalah dan motifnya apa," tegas Hanif.  (Juan)

Attention : Segala Jenis Bentuk Berita yang terdapat di situs Jombang Pos Berdasarkan Dari Sumber Online dan Lapangan Secara Langsung, Untuk Klarifikasi Mengenai Pemberitaaan silahkan klik disini