Breaking

logo

Minggu, 23 September 2018

PROBOLINGGO HARGA JUAL BAWANG MERAH TURUN TAJAM

PROBOLINGGO HARGA JUAL BAWANG MERAH TURUN TAJAM

PROBOLINGGO,  Jombang Pos - Harga jual bawang merah di Probolinggo merosot tajam hingga Rp 6 ribu per kilogram di tingkat petani. Kondisi itu memaksa membuat perempuan muda ini menjual hasil panen bawang merah keluarganya di jalanan.

Adalah Puspita (21), dara cantik warga Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo yang melakukannya.Puspita mengaku terpaksa menjual hasil panen tanaman bawang merah keluarganya, di jalan lantaran harga jual saat ini yang terlampau murah.

Kalo dijual di jalan cepat lakunya, ketimbang menunggu tengkulak, harganya bisa gak murah-murah banget," ujar Puspita kepada Wartawan, Senin (24/09/2018).

Puspita mengatakan selain menjual bawang merah hasil panen keluarganya, dia juga membeli bawang merah milik petani lain. Puspita mengaku ingin menolong petani lain agar bawang merahnya cepat laku meski petani itu masih merasa rugi.

Tetapi setidaknya, kata Puspita, apa yang dilakukannya tak membuat para petani rugi semakin banyak. Puspita mengaku membeli bawang merah petani dengan harga yang lebih mahal dibandingkan bila petani itu menjualnya ke tengkulak.

Biar ruginya (petani) nggak banyak-banyak," kata Puspita.

Puspita menjelaskan untuk harga per ikat bawang merah, ia menjualnya seharga Rp 12 ribu per kilogram. Harga tersebut lebih murah dari harga pasarann saat ini yakni Rp 17 ribu per kilogram. Dalam waktu 1 jam, Puspita mengaku bisa menjual 15-20 kg bawang merah. 

Lakunya cepat, dan rata-rata pembeli tidak nawar," kata Puspita.

Selain dijual di pinggir jalan, Puspita mengaku juga menjualnya secara online. Bahkan jualan online justru lebih laku meski ada ongkos kirim yang dikenakan. Bila dijual online, Puspita bisa menghabiskan 1 kwintal bawang merah.

Meski juala bawang merah ini memberinya untung, namun Puspita tetap berharap pemerintah bisa menstabilkan harga jual bawang merah, agar harga jualnya tidak merosot.

Seorang pembeli bawang merah, Musrifah (28) mengatakan alasan dirinya membeli bawang merah di jalan karena harganya cukup terjangkau dan lebih efisien.

Beli di sini karena lebih mudah saja, dari pada jauh-jauh ke pasar. Harganya juga murah, sudah ada banderolnya. Jadi gak perlu nawar," ungkapnya.
(Onggy)

Attention : Segala Jenis Bentuk Berita yang terdapat di situs Jombang Pos Berdasarkan Dari Sumber Online dan Lapangan Secara Langsung, Untuk Klarifikasi Mengenai Pemberitaaan silahkan klik disini