Breaking

logo

Senin, 17 September 2018

SAT LANTAS POLRESTA BOJONEGORO MEMBERIKAN PELATIHAN KEPADA 200 ORANG WARGA

SAT LANTAS POLRESTA BOJONEGORO MEMBERIKAN PELATIHAN KEPADA 200 ORANG WARGA

BOJONEGORO,  Jombang Pos - Setiap kali terjadi kecelakaan lalu lintas, warga sekitar TKP dan pengguna jalan menjadi pihak pertama yang menolong korban. Agar mampu memberikan pertolongan secara benar, Sat Lantas Polres Bojonegoro memberikan pelatihan kepada 200 warga.

Ratusan orang yang diikutkan dalam pelatihan ini adalah warga yang setiap hari berada di jalan. Antara lain tukang ojek, tukang becak, satpam, penjaga perlintasan KA. Selain itu, korban cacat laka lantas serta perwakilan dari oraganisasi kepemudaan mendapat pelatihan.

Tak tanggung-tanggung, dokter dari rumah sakit Polri Wahyu Tetuko didatangkan untuk melatih mereka di kantor Sat Lantas Polres Bojonegoro. Pelatihan selama dua hari itu meliputi cara memberi pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas yang pingsan, patah tulang atau terluka dibagian lainnya.

Tak hanya itu, ratusan warga tersebut juga dibekali langkah awal mengamankan TKP kecelakaan lalu lintas agar tak mengaburkan penyelidikan polisi. Untuk teori yang satu ini, diajarkan langsung oleh anggota Unit Laka Sat Lantas Polres Bojonegoro.


Ini terobosan baru yang sengaja kami lakukan supaya korban tidak mengalami fatalitas saat terjadi laka, maka kami ciptakan orang-orang yang peduli membantu korban pertama kali di lokasi kejadian," kata Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto kepada Wartawan di kantornya, Senin (17/9/2018).

Usai menjalani pelatihan, 200 warga Bojonegoro ini akan dibuatkan wadah bernama Komunitas Intregasi Menangani Kecelakaan Bersama Polisi (Simeli). Menurut Aristianto, komunitas ini akan diperbanyak hingga tingkat kecamatan.

Pelatihan ini akan terus kami lakukan di kecamatan atau polsek supaya anggota Simeli ini bertambah banyak. Sehingga bisa menekan angka laka lantas maupun fatalitas korbannya," terangnya.

Salah satu peserta pelatihan, Hariyanto(45) merasa bangga dan senang bisa ikut dalam pelatihan ini. Karena selama ini dia sering membantu korban laka lantas di jalan.

Acara ini sangat bermanfaat, apalagi ini yang ikut para warga yang hampir tiap hari hidup dan cari makan di jalan. Semoga kita bisa membantu jika ada laka lantas." tegas pria yang sehari-hari menjadi tukang ojek ini. (Juan)

Attention : Segala Jenis Bentuk Berita yang terdapat di situs Jombang Pos Berdasarkan Dari Sumber Online dan Lapangan Secara Langsung, Untuk Klarifikasi Mengenai Pemberitaaan silahkan klik disini