Breaking

logo

Minggu, 07 Oktober 2018

KAPOLDA JATIM SILATURAHMI KE PONDOK PESANTREN (PP) TEBUIRENG JOMBANG

KAPOLDA JATIM SILATURAHMI KE PONDOK PESANTREN (PP) TEBUIRENG JOMBANG

JOMBANG,  Jombang Pos - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan meminta dukungan Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Tebuireng, Jombang KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah menjaga keamanan Pemilu 2019. Kapolda menilai Gus Solah sebagai sosok ulama kharismatik yang mempunyai jaringan dengan banyak kiai di Jatim.

Rombongan Kapolda Jatim tiba di PP Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek sekitar pukul 11.00 WIB. Kedatangan kapolda yang didampingi Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto, disambut Gus Solah di dalem kasepuhan, yakni sebuah rumah di PP Tebuireng khusus untuk menjamu tamu.

Setelah bertemu secara tertutup selama hampir 1 jam, Gus Solah dan Kapolda salat duhur berjamaah di masjid pesantren. Namun sebelum itu, kapolda sempat meninjau bangunan masjid yang masih mempertahankan kayu-kayu lama sebagai penopangnya.


Kapolda juga sempat berziarah ke makam Presiden RI ke empat KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang juga kakak kandung Gus Solah. Makam Gus Dur beserta ayah dan kakeknya terletak di belakang masjid Pesantren Tebuireng.

Alhamdulillah hari ini saya Kapolda Jatim diterima Gus Solah di pondok pesantren ini, di kediaman beliau. Kami datang ke sini dalam rangka silaturahmi. Kebetulan kami sebagai pejabat baru di Jawa Timur. Kami mohon doa, mohon masukan dari beliau Gus Solah selaku orang tua kami dan guru kami," kata Luki usai berziarah di makam Gus Dur, Minggu (7/10/2018).

Melalui kunjungan ini, kapolda berharap mendapatkan dukungan dan saran dari Gus Solah untuk kesuksesan masa tugasnya di Jatim. Khususnya tugas menjaga keamanan sepanjang tahapan Pileg dan Pilpres 2019.

Karena beliau banyak sekali jaringannya para ulama di sini. Sehingga kami nanti akan lebih mudah menjamin keamanan di Jawa Timur," terangnya.

Dia mengaku tak ada persoalan khusus yang dibahas dengan Gus Solah dalam pertemuan tertutup di dalem kasepuhan. Dia mengaku sebatas silaturahmi, membesuk Gus Solah yang sebelumnya sempat sakit, serta menyampaikan bahaya berita bohong (hoax).

Soal hoax saya sampaikan ke Pak Kiai, hoax ini bahaya yang perlu kita atasi bersama. Karena hoax luar biasa. Kita jangan sampai terpancing," ungkapnya.

Terkait pengamanan Pemilu 2019 di Jatim, tambah Luki, pihaknya telah menggandeng TNI untuk memastikan situasi selalu kondusif. Menurut dia, seluruh daerah menjadi prioritas pengamanan.

Semua wilayah kami prioritaskan. Karena Pemilu kali ini berbeda dengan Pemilu sebelumnya, Pilpres bersamaan dengan Pileg," tandasnya.  (Tree)

Attention : Segala Jenis Bentuk Berita yang terdapat di situs Jombang Pos Berdasarkan Dari Sumber Online dan Lapangan Secara Langsung, Untuk Klarifikasi Mengenai Pemberitaaan silahkan klik disini