Breaking

logo

Selasa, 02 Oktober 2018

PELAKU PENUSUKAN KEPALA CABANG SEBUAH BANK SEKURITAS DI KEDIRI DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA

PELAKU PENUSUKAN KEPALA CABANG SEBUAH BANK SEKURITAS DI KEDIRI DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA

KEDIRI,  Jombang Pos - Pelaku penusukan kepala cabang sebuah bank sekuritas di Kediri telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun baru sepekan kemudian, Polres Kediri menggelar rilis terkait kasus ini.

Ririn Seftifiana (34) dipastikan sebagai pelaku penusukan Jonny Suwono (43). Namun meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Ririn tetap tidak mengakui perbuatannya.

Ririn tetap bersikeras jika ialah yang justru diserang terlebih dahulu oleh Jonny.

Saya tidak tahu apa-apa, saya hanya membela diri. Dia menyerang saya lebih dahulu," jelas Ririn di hadapan Wartawan, Selasa, (2/10/2018).

Kendati begitu, Ririn tidak menampik fakta jika berhutang kepada Jonny sebesar lebih dari Rp 200 jua. Namun Ririn menegaskan itu adalah utang mantan suaminya, bukan dirinya.

Saya tidak tahu soal utang itu secara jelas, itu mantan suami saya, sekitar Rp 200 juta, saya tidak tahu," imbuhnya.t

Namun pernyataan ini dibantah oleh Kapolres Kediri, AKBP Ronny Faisal. Pihaknya telah menemukan motif pelaku nekat melakukan penusukan berdasarkan bukti olah TKP, penyelidikan di lapangan dan keterangan sejumlah saksi.

Dari situ dapat disimpulkan bahwa pelaku sering ditagih hutangnya. Hingga akhirnya pelaku marah dan menyerang korban dengan pisau dapur dan palu, yang telah disiapkan pelaku dalam tas.


Polisi pun menunjukkan barang bukti berupa dua bilah pisah dapur di mana salah satunya masih berlumuran bekas darah korban dan sebuah palu. Tetapi pelaku membantah membawa ketiga barang tersebut. Pelaku mengaku menemukan barang-barang tersebut di dalam mobil yang ditumpanginya bersama sang atasan.

Semuanya dibantah oleh pelaku dan tidak mengakui perbuatannya dan tidak merencanakan, namun bukti dan penyelidikan berkata lain," tegas Ronny.

Faisal menambahkan, tersangka dijerat pasal 351 dan 355 KUHP tentang penganiayaan berat dan berencana, dengan ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun. (Juan)

Attention : Segala Jenis Bentuk Berita yang terdapat di situs Jombang Pos Berdasarkan Dari Sumber Online dan Lapangan Secara Langsung, Untuk Klarifikasi Mengenai Pemberitaaan silahkan klik disini