Breaking

logo

Senin, 03 Desember 2018

DISHUB KOTA KEDIRI MENYEDIAKAN ANGKOT UMUM GRATIS BAGI SISWA DIFABEL

DISHUB KOTA KEDIRI MENYEDIAKAN ANGKOT UMUM GRATIS BAGI SISWA DIFABEL

KEDIRI,  Jombang Pos - Sebagai langkah mengurangi risiko angka kecelakaan bagi pelajar, Dinas Perhubungan Kota Kediri menyediakan angkutan umum gratis bagi mereka. Namun penyediaan moda transportasi ini juga menyasar bagi siswa difabel.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri M. Ferry Djtmiko mengatakan program ini baru berjalan tiga bulan ini. Pihaknya menyediakan 3 armada bus dan 39 armada angkutan kota untuk para pelajar. Namun sejauh ini baru 6 armada angkutan kota yang diperuntukkan bagi siswa difabel. 

Ini memang wujud dari pelayanan kami sebagai pengabdi masyarakat, baik siswa umum, namun juga khususnya siswa difabel ada angkutan umum dan bus khusus secra gratis," jelas Ferry saat dihubungi wartawan melalui telepon genggamnya. Senin (3/12/2018).


Ferry kemudian menjelaskan, untuk memfasilitasi siswa difabel, Dinas Perhubungan mendatangi Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Kota Kediri lalu meminta sekolah untuk mendata siswa mereka yang membutuhkan moda transportasi.

Pihak sekolah melakukan pendataan terhadap siswa yang berminat menggunakan angkutan gratis, kemudian Dishub berkomunikasi dengan supir angkutan mengenai alamat rumah dan sekolahnya, mulai jam berangkat hingga jam pulang sekolah," terang Ferry.

Setelah itu, tiap angkutan akan menjemput anak-anak tersebut ke rumahnya masing-masing. Ferry mengatakan ada sekitar 30 siswa difabel yang memanfaatkan fasilitas ini. Rata-rata mereka adalah tunagrahita dan tunarungu.


Orang tua para siswa difabel ini pun mengaku terbantu dengan adanya fasilitas ini. Pengeluaran untuk membeli BBM dapat dialihkan untuk kebutuhan hidup lainnya.

Selain karena kepentingan mewujudkan Rute Aman Selamat Sekolah (RASS), bagi siswa difabel dan orang tuanya dapat mengurangi kebutuhan biaya transportasi dan resiko kecelakaan dengan sepeda motor," ungkap Ferry.


Salah satunya Isdian Suryarini (40). Selain memudahkan akses ke sekolah, putranya juga mengaku senang dan semangat bisa berangkat bersama dengan teman yang lain.

Kalau kami selaku orang tua senang sekali mas, selain mengurangi biaya transport, bagi anak, mereka mendapat semangat dan motivasi untuk menimba ilmu ke sekolah," ujar Isdian.

Isdian pun berharap pemerintah melakukan peremajaan kendaraan serta menambah jumlah armada karena saat ini jumlah armadanya dirasa masih belum memadai.  (Lelono)

Attention : Segala Jenis Bentuk Berita yang terdapat di situs Jombang Pos Berdasarkan Dari Sumber Online dan Lapangan Secara Langsung, Untuk Klarifikasi Mengenai Pemberitaaan silahkan klik disini